TEHERAN – Kantor Berita Mehr secara resmi membantah rumor yang beredar mengenai kematian Mojtaba Khamenei, putra Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran. Dalam pernyataan yang dirilis hari Selasa, Mehr menegaskan bahwa kondisi kesehatan Mojtaba dalam keadaan prima dan ia tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa.
Klarifikasi ini muncul sebagai respons atas spekulasi media Barat dan Israel yang menyebutkan bahwa Mojtaba menjadi target dalam serangan udara baru-baru ini di Teheran. Mehr menekankan bahwa kabar tersebut adalah hoaks yang sengaja disebarkan untuk memicu ketidakpastian.
Meskipun begitu, laporan tersebut mengonfirmasi bahwa ibu Mojtaba, Mansoura Khojasteh Bagherzadeh, wafat akibat luka-luka yang dideritanya pasca-agresi yang terjadi di ibu kota.





