Larijani : Ribuan tentara AS akan ditangkap dan dibunuh di Iran

TEHERAN – Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, menyampaikan peringatan tajam kepada Amerika Serikat terkait wacana serangan darat ke wilayah kedaulatan Iran. Melalui pernyataan di media sosial X, Larijani menegaskan bahwa setiap upaya invasi hanya akan berakhir dengan kekalahan telak bagi pasukan asing.

Ia memperingatkan bahwa ribuan tentara Amerika berisiko tewas atau ditawan oleh pasukan Iran yang ia sebut sebagai “putra-putra pemberani Imam Khomeini .” Menurutnya, rencana pertempuran darat merupakan indikasi nyata dari kegagalan strategi militer Washington dan sekutunya di kawasan tersebut.

Read More

Ketegangan ini semakin memanas seiring munculnya laporan mengenai upaya CIA untuk mempersenjatai kelompok Kurdi di wilayah perbatasan guna memicu ketidakstabilan internal di Iran. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pemerintahan Donald Trump tengah menjalin komunikasi intensif dengan faksi oposisi dan pemimpin Kurdi di Irak untuk memberikan dukungan militer.

Menanggapi potensi ancaman tersebut, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dilaporkan telah meningkatkan intensitas operasi mereka, termasuk menggunakan serangan drone untuk menekan posisi kelompok separatis yang beroperasi di sepanjang perbatasan Irak-Iran.

Meskipun situasi di level retorika memuncak, otoritas resmi dari Iran maupun Pemerintah Regional Kurdistan secara tegas membantah laporan media Barat dan Israel mengenai adanya serangan darat yang sudah terjadi.

Berbagai sumber lokal dan pejabat keamanan di Provinsi Ilam menyatakan bahwa kondisi perbatasan saat ini masih sepenuhnya kondusif dan aman terkendali. Pihak Kurdistan Irak juga melabeli berita mengenai infiltrasi militan ke wilayah Iran sebagai kabar bohong yang tidak berdasar pada fakta di lapangan.

Related posts