Israel Serang Kawasan Al-Jnah di Beirut, Targetkan Pemukiman Padat Penduduk

BEIRUT – Militer Israel melancarkan serangan udara baru yang menyasar kawasan Al-Jnah di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada Jumat, 13 Maret 2026. Agresi ini menambah daftar panjang serangan terhadap wilayah ibu kota Lebanon di tengah eskalasi konflik yang kian meluas di perbatasan utara.

Laporan lapangan menunjukkan bahwa serangan tersebut menghantam beberapa titik di area pemukiman padat penduduk, memicu kerusakan bangunan yang signifikan. Kepulan asap hitam terlihat membubung tinggi dari lokasi ledakan, sementara tim penyelamat segera dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak di bawah reruntuhan.

Read More

“Agresi Israel baru saja menargetkan area Al-Jnah di Beirut, menyebabkan kepanikan besar di kalangan warga sipil yang berada di lokasi,” demikian laporan koresponden Al Mayadeen dari tempat kejadian.

Hingga saat ini, otoritas kesehatan Lebanon masih melakukan pendataan terkait jumlah korban jiwa maupun luka-luka akibat serangan mendadak tersebut. Belum ada pernyataan resmi dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengenai target spesifik dari operasi udara di kawasan Al-Jnah ini.

Serangan ke jantung kota Beirut ini terjadi hanya beberapa jam setelah serangkaian baku tembak sengit di wilayah perbatasan antara Hizbullah dan militer Israel. Eskalasi ini menandakan kegagalan upaya diplomasi internasional yang sebelumnya berusaha mencegah perang terbuka di Lebanon.

Situasi di Beirut dilaporkan masih sangat mencekam dengan suara jet tempur yang sesekali terdengar melintas di ruang udara Lebanon. Komunitas internasional mengkhawatirkan serangan terhadap area pemukiman ini akan memicu gelombang pengungsian besar-besaran dari wilayah selatan menuju utara.

Related posts