Serangan Drone Sasar Pangkalan Udara Inggris di Siprus: Pesawat Intai AS Terancam

Markas udara RAF Akrotiri milik Inggris yang berlokasi di Siprus baru-baru ini menjadi target serangan pesawat nirawak (drone) bunuh diri. Fasilitas yang dihantam tersebut diketahui merupakan hanggar penyimpanan armada pesawat mata-mata Amerika Serikat yang bertugas memantau wilayah Asia Barat.

Meski Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, sempat menyatakan bahwa dampak serangan tersebut hanya menyebabkan kerusakan kecil, bukti visual yang beredar menunjukkan adanya lubang menganga yang cukup signifikan pada struktur bangunan sisi barat.

Read More

Hanggar yang menjadi sasaran ledakan tersebut merupakan rumah bagi pesawat intai legendaris AS, U-2 Dragon Lady. Pesawat ini telah disiagakan di pangkalan Inggris tersebut selama puluhan tahun sebagai bagian dari misi intelijen berkode “Olive Harvest”.

Awalnya, keberadaan pesawat-pesawat ini diinisiasi oleh CIA pasca-Krisis Suez untuk mengawasi situasi perbatasan antara Mesir dan Israel, dan terus dipertahankan hingga saat ini karena kemampuannya terbang di ketinggian ekstrem untuk menyadap sinyal serta mengambil citra detail.

Pihak kementerian pertahanan awalnya cenderung tertutup mengenai insiden ini dan baru memberikan konfirmasi setelah adanya bukti kuat yang disodorkan oleh media. Dalam pernyataannya, juru bicara militer menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerusakan pada peralatan utama di dalam hanggar.

Namun, kemunculan drone yang mampu menembus sistem pertahanan ini memicu diskusi serius mengenai celah keamanan di pangkalan strategis tersebut.

Mengenai asal-usul serangan, intelijen Barat meyakini bahwa drone jenis Shahed tersebut tidak diluncurkan langsung dari wilayah Iran, melainkan dari arah Lebanon. Sumber internal menyebutkan bahwa drone terbang rendah di atas permukaan laut untuk meminimalisir deteksi radar sebelum akhirnya menghantam sasaran pada tengah malam.

Hingga saat ini, pejabat Amerika Serikat masih enggan memberikan komentar terperinci mengenai dampak operasional terhadap misi pengintaian mereka di kawasan tersebut.

Related posts